Mesin laser marking adalah mesin yang digunakan untuk memberikan tanda permanen pada permukaan material seperti logo, barcode, atau kode produksi. Teknologi ini banyak digunakan karena kemampuannya memberikan hasil cetak yang rapi, tahan lama, dan cepat tanpa menyentuh permukaan bahan secara langsung. Mesin ini sering digunakan pada berbagai industri seperti manufaktur, otomotif, perhiasan maupun medis karena hasil marking presisi, permanen, dan tahan panas.
Mesin laser marking menggunakan sinar laser untuk mengikis permukaan material dalam prosesnya. hal ini membuat hasilnya memiliki presisi yang tinggi sesuai desain yang telah diinput sebelumnya. Selain itu karena daya yang digunakan pada mesin ini tergolong rendah sehingga tidak akan sampai merusak bahan material dan meminimalisir terbuangnya bahan.
Dengan dukungan teknologi canggih, proses produksi menggunakan mesin laser marking dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Hal ini sangat menguntungkan, terutama bagi pelaku usaha yang sering menerima pesanan dalam jumlah besar sekaligus, karena mampu mempercepat waktu pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas hasil.
Dalam dunia industri modern, terdapat tiga jenis mesin laser marking yang paling umum digunakan, yaitu CO2 laser marking, fiber laser marking, dan UV laser marking. Masing-masing memiliki karakteristik, keunggulan, dan aplikasi yang berbeda tergantung pada jenis bahan yang akan diberi tanda.
Jenis mesin ini menggunakan sumber laser dari gas karbon dioksida (CO2) yang ditembakkan ke permukaan bahan untuk menciptakan efek pembakaran atau penguapan. Mesin CO2 sangat cocok untuk material non-logam seperti kayu, kaca, akrilik, karet, plastik, PVC, dan keramik. Beberapa logam non-ferrous seperti aluminium dan baja juga dapat ditandai dengan CO2 laser, tetapi dengan hasil yang terbatas dibandingkan mesin fiber.
Keunggulan utama dari mesin CO2 adalah fleksibilitasnya dalam menangani bahan organik dan non-logam. Mesin ini juga tersedia dalam berbagai model seperti tipe portable, mini, hingga conveyor yang cocok untuk produksi massal. Namun, mesin CO2 memerlukan perawatan yang lebih rutin karena penggunaan tabung gas, dan umur tabungnya cenderung lebih pendek dibandingkan teknologi laser lainnya. Dari segi harga, mesin CO2 biasanya berada di kisaran 100 jutaan, tergantung fitur dan kapasitasnya.
Mesin ini adalah pilihan paling umum di industri logam karena menggunakan teknologi serat optik untuk menghasilkan sinar laser yang kuat dan sangat presisi. Mesin fiber cocok digunakan pada bahan logam seperti aluminium, kuningan, stainless steel, titanium, dan baja karbon. Bahkan, bahan logam yang lebih keras dapat ditandai dengan daya laser lebih tinggi seperti 50 watt.
Keunggulan utama mesin fiber terletak pada kecepatan dan keawetannya. Karena prosesnya tidak melibatkan bahan habis pakai seperti tinta atau pelarut, biaya operasional menjadi lebih rendah. Selain itu, hasil marking dari mesin fiber tidak mudah luntur, bahkan setelah bertahun-tahun. Mesin ini banyak dipakai untuk industri seperti pembuatan perhiasan, suku cadang kendaraan, dan produksi barang elektronik.
Mesin UV laser marking merupakan pilihan terbaik untuk material yang sensitif terhadap panas seperti plastik, resin, karet, dan bahkan kaca. Menggunakan panjang gelombang yang sangat pendek, laser UV mampu memberikan hasil marking yang sangat detail tanpa merusak permukaan bahan.
Karena tidak menghasilkan panas berlebih, mesin ini ideal digunakan dalam industri medis, elektronik, dan aksesoris, di mana akurasi sangat dibutuhkan dan deformasi bahan harus dihindari. Meski demikian, harga mesin UV relatif lebih tinggi, umumnya berkisar di angka 100 jutaan atau lebih.
Memilih mesin laser marking yang tepat sangat bergantung pada jenis bahan yang akan ditandai dan kebutuhan industri Anda. Jika Anda bekerja dengan logam dan membutuhkan kecepatan serta efisiensi, mesin fiber adalah pilihan ideal. Untuk bahan non-logam dan kebutuhan produksi skala besar, CO2 laser dapat menjadi solusi terbaik. Sementara itu, jika presisi sangat tinggi dan bahan yang ditandai bersifat sensitif, UV laser menawarkan performa yang tidak bisa ditandingi oleh jenis lainnya.
Dengan memahami keunggulan dan keterbatasan masing-masing jenis, Anda bisa memilih mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan produksi jangka panjang dan efisiensi biaya operasional.